๐ Khasiat Wirid Imam Ghazali
Diantarakewajiban seorang muslim adalah mengingat dan menempatkan Allah swt sebagai sandaran hidupnya. Manusia dapat mengingat Allah swt di mana saja dan kapan saja selama ia masih berada di atas bumi-Nya. Banyak sekali ekspresi manusia dalam mengingat Allah; menangis, berdiam diri, menyanyi, menari, dan berkata-kata. Sebagai mana difirmankan dalam al-Baqarah ayat 152: ูุงุฐูุฑูููDiantara kewajiban seorang muslim adalah mengingat dan menempatkan Allah swt sebagai sandaran hidupnya. Manusia dapat mengingat Allah swt di mana saja dan kapan saja selama ia masih berada di atas bumi-Nya. Banyak sekali ekspresi manusia dalam mengingat Allah; menangis, berdiam diri, menyanyi, menari, dan berkata-kata. Sebagai mana difirmankan dalam al-Baqarah ayat 152 ูุงุฐูุฑููู ุฃุฐูุฑูู โingatlah kepada-Ku niscaya Aku ingat kepadamu.โ Dalam konteks ini seorang muslimim tidak pernah lepas dari tiga hal yaitu doa permintaan kepada Allah, zikir yaitu segala gerak gerik dan aktivitas yang berobsesi taqarrub kepada Allah. Termasuk juga zikir adalah me lafadz kan kata-kata tertentu. Dan wirid bacaan tertentu untuk mendapatkan aliranโ dari Allah. Yang dimaksud dengan aliran di sini adalah aliran rahmat Allah swt yang sampai pada seorang muslim dalam berbagai bentuknya. Sehingga rahmat itu akan menuntunnya menghindar dari masalah yang akut. Baik masalah bersifat dunia maupun akhirat. Imam Ghazali pernah berkata bahwa diantara hal yang medorong keberhasilanku meraih kebahagiaan dan terlepas dari kesusahan adalah bacaan wirid sebagai berikut No Hari Banyaknya Bacaan Wirid 1 Jumโat 1000 X ูุง ุงููู Ya Allah 2 Sabtu 1000 X ูุง ุงูู ุฅูุง ุงููู La ilaha illallah 3 Ahad 1000 X ูุง ุญู ูุง ูููู Ya Hayyu Ya Qayyum 4 Senin 1000 X ูุงุญูู ููุงููุฉ ุฅูุง ุจุงููู ุงูุนูู ุงูุนุธูู La haula wa la quwwata illa billahil aliyyil adhim 5 Selasa 1000 X ุงูููู ุตู ุนูู ุณูุฏูุง ู ุญู ุฏ ูุนูู ุฃูู ุตุญุจู ูุณูู Allahumma shalli ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa shahbihi wasallim 6 Rabu 1000 X ุงุณุชุบูุฑ ุงููู ุงูุนุธูู Astaghfirullahal adhim 7 Kamis 1000 X ุณุจุญุงู ุงููู ุงูุนุธูู ูุจุญู ุฏู Subhanallahil adhim wa bihamdih Itulah wirid Imam Ghazali yang dibaca sesuai ketentuan harinya. Masing-masing dibaca sebanyak seribu kali. Hal yang harus diperhatikan di sini adalah penentuan hitungan hari. Misalkan hari jumโat dihitung sedari waktu shalat asar pada hari kamis hingga waktu ashar hari jumโat. Karena itu pada malam jumโat kamis malam hingga siang hari Jumโat bacaannya adalah ya Allah 1000x. Dan demikian seterusnya. Red Ulil DalamKitab Mujarrabat Al-Dairabi Disebutkan Bahwa Imam Al-Ghazali Memiliki Wirid Harian Yang Beliau Anjurkan Untuk Diamalkan. Menurut Beliau, Siapa Saja Yang Mengamalkan Wirid Harian Ini, Maka Hidupnya Akan Mendapatkan Keberkahan Dan Dimudahkan Untuk Memperoleh Ilmu. Amalan Wirid Harian Dimaksud Adalah Sebagai Berikut; 1.
Mengamalkan wirid merupakan bagian terpenting bagi umat Muslim. Tanpa wiridan dan berdzikir, seseorang akan merasakan kehampaan dan kekosongan dalam hidupnya. Wiridan pun bervariasi, begitu pun dengan orang yang mengamalkannya. Ada yang mengamalkan dzikir seadanya, setelah shalat saja, hingga ada yang di setiap embusan nafasnya dihiasi dengan asma` Allah SWT. Imam Al-Ghazali, dalam karyanya, Bidรขyatul Hidรขyah merekomendasikan kita beberapa wiridan yang dapat kita amalkan. Ia menyebutkan ูููููููููู ู ููู ุชูุณูุงุจูููุญูููุ ููุฃูุฐูููุงุฑููู ุนูุดูุฑู ููููู ูุงุชู โHendaknya tasbih-tasbihmu dan dzikir-dzikirmu terdapat sepuluh kalimat,โ yaitu Pertama ููุง ุฅูููู ุฅููููุง ุงูููุ ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑููููู ููููุ ูููู ุงููู ูููููุ ูููู ุงููุญูู ูุฏูุ ููุญูููู ููููู ูููุชูุ ูููููู ุญูููู ููุง ููู ูููุชูุ ุจูููุฏููู ุงููุฎูููุฑุ ูููููู ุนูููู ููููู ุดูููุกู ููุฏูููุฑู Lรข ilรขha illallah, wahdahu lรข syarรฎka lah, lahul mulku, lahul hamdu, yuhyรฎ wa yumรฎtu, wa huwa alรข kulli syay`in qadรฎr. โTiada tuhan selain Allah, Yang Maha Esa tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan, Dia maha hidup tidak mati, kebaikan ada di kekuasaan-Nya. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.โ Kedua ููุง ุฅูู ุฅูููุง ุงููู ุงูู ููููู ุงูุญูููู ุงูู ูุจูููู Lรข ilรขha illallahul malikul haqqul mubรฎn โTiada tuhan selain Allah yang maha menjadi raja, maha benar, maha menjelaskan.โ Ketiga ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงููู ุงููููุงุญูุฏู ุงูููููููุงุฑูุ ุฑูุจูู ุงูุณููู ูููุงุชู ููุงููุฃูุฑูุถู ููู ูุง ุจูููููููู ูุง ุงููุนูุฒูููุฒู ุงููุบููููุงุฑู Lรข ilรขha illallahul wรขhidul qahhรขr, rabbus samawรขti wal ardhi wa mรข bainahumal azรฎzul ghaffar โTiada tuhan selain Allah yang esa dan maha perkasa, Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya yang maha perkasa lagi maha pengampun.โ Keempat ุณูุจูุญูุงูู ุงููููุ ููุงููุญูู ูุฏู ูููููุ ููููุง ุฅูููู ุฅููููุง ุงููููุ ููุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ููููุง ุญููููู ููููุง ูููููุฉู ุฅููููุง ุจูุงูููู ุงููุนูููููู ุงููุนูุธูููู ู Subhรขnallah, wal hamdu lillah, wa lรข ilรขha illallah, wallahu akbar, wa lรข haula wa lรข quwwata illa billahil aliyyil azhรฎm. โMaha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, tiada daya dan upaya melainkan atas pertolongan Allah.โ Kelima ุณูุจููููุญู ููุฏููููุณู ุฑูุจูู ุงููู ูููุงุฆูููุฉู ููุงูุฑููููุญู Subbรปhun quddรปsur rabbul malรขikati war rรปh โMaha suci, maha qudus, tuhan sekalian malaikat dan ruh Jibril.โ Keenam ุณูุจูุญูุงูู ุงูููู ููุจูุญูู ูุฏูููุ ุณูุจูุญูุงูู ุงูููู ุงููุนูุธูููู ู Subhรขnallah wa bi hamdih, subhanallahil azhรฎm โMaha suci Allah dengan memuji-Nya, dan maha suci Allah yang maha agung.โ Ketujuh ุฃูุณูุชูุบูููุฑู ุงูููู ุงููุนูุธูููู ู ุงูููุฐูู ููุง ุฅููููู ุฅูููุง ุงูููู ูููู ุงููุญูููู ุงูููููููููู ูุ ููุฃูุณูุฃููููู ุงูุชููููุจูุฉู ููุงููู ูุบูููุฑูุฉู Astaghfirullahal azhรฎm al-ladzi lรข ilรขha illallah huwal hayyul qayyum, wa asโaluhut taubah wal maghfirah โAku memohon ampun kepada Allah yang maha agung, yang tiada tuhan selain Allah, Dia yang maha hidup dan yang berdiri sendiri, aku memohon tobat dan ampunan.โ Kedelapan ุงูููููููู ูู ููุง ู ูุงููุนู ููู ูุง ุฃูุนูุทูููุชู ููููุง ู ูุนูุทููู ููู ูุง ู ูููุนูุชูุ ููููุง ุฑูุงุฏูู ููู ูุง ููุถูููุชู ููููุง ููููููุนู ุฐูุง ุงููุฌูุฏูู ู ููููู ุงููุฌูุฏูู โYa Allah, tidak ada yang bisa mecegah apa yang Engkau berikan, tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah, tidak ada yang dapat menolak apa yang Engkau tetapkan, dan tidak bermanfaat kekayaan/kemuliaan bagi orang yang memilikinya, hanya dari-Mu kekayaan/kemuliaan itu.โ Kesembilan ุงูููููููู ูู ุตููููู ุนูููู ู ูุญูู ููุฏูุ ููุนูููู ุขูู ู ูุญูู ููุฏู ููุตูุญูุจููู ููุณููููู ู Allahumma shalli alรข Muhammadin, wa alรข รขli Muhammadin wa shahbihi wa sallim โYa Allah curahkanlah rahmat atas Nabi Muhammad SAW dan kepada keluarga serta sahabatnya, juga curahkanlah keselamatan.โ Kesepuluh ุจูุณูู ู ุงูููู ุงูููุฐูู ููุง ููุถูุฑูู ู ูุนู ุงุณูู ููู ุดูููุกู ููู ุงููุฃูุฑูุถู ููููุง ููู ุงูุณููู ูุงุกูุ ูููููู ุงูุณููู ูููุนู ุงููุนูููููู ู BismillahilLadzi laa yadhurru maโasmihi syai`un fil ardhi wa lรข fis samรข`i wa huwas samIโul alรฎm โDengan menyebut nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada yang dapat mencelakai segala sesuatu di bumi dan langit, Dia-lah yang maha mendengar lagi maha mengetahui.โ Wirid-wirid di atas sebagiannya sering kita baca, dan kebanyakan sudah tidak asing lagi. Jika memang tidak dapat mengamalkan semuanya, mungkin kita dapat mengamalkannya sebagian terlebih dahulu. Sebagaimana dalam kaidah fiqih, โSesuatu yang tidak dapat dikerjakan semuanya, jangan ditinggalkan semuanya.โ Imam Al-Ghazali menuntun kita untuk mengamalkan wirid ini sesuai penjelasannya, yaitu ุชูููุฑููุฑู ููููู ููุงุญูุฏูุฉู ู ููู ูุฐููู ุงููููููู ูุงุชู ุฅูู ููุง ู ูุงุฆูุฉู ู ูุฑููุฉู ุฃููู ุณูุจูุนููููู ู ูุฑููุฉูุ ุฃููู ุนูุดูุฑู ู ูุฑููุงุชูุ ูููููู ุฃููููููููุ ูููููููููู ุงููู ูุฌูู ูููุนู ู ูุงุฆูุฉู. ููููุงุฒูู ู ูุฐููู ุงููุฃูููุฑูุงุฏูุ ูููุงู ุชูุชููููููู ู ููุจููู ุทูููููุนู ุงูุดููู ูุณูุ ููููู ุงููุฎูุจูุฑู ุฃูููู ุฐููููู ุฃูููุถููู ู ููู ุฅูุนูุชูุงูู ุซูู ูุงูู ุฑูููุงุจู ู ููู ููููุฏู ุฅูุณูู ูุงุนููููู ุนูููู ููุจููููููุง ููุนููููููู ุงูุตููููุงุฉู ููุงูุณููููุงู ู ุฃูุนูููู ุงูุฅูุดูุชูุบูุงูู ุจูุงูุฐููููุฑู ุฅูููู ุทูููููุนู ุงูุดููู ูุณู ู ููู ุบูููุฑู ุฃููู ููุชูุฎูููููููู ููููุงู ู โEngkau ulang-ulang setiap wirid dari wirid-wirid itu, entah seratus kali atau tujuh puluh kali, atau sepuluh kali dan ini paling sedikitnya agar menjadi seratus. Dawamkan wirid-wirid ini, jangan berbicara sebelum terbitnya matahari; terdapat dalam hadits, bahwasannya tidak berbicara sebelum terbitnya matahari lebih utama dari memerdekakan delapan budak dari anak turunan Nabi Ismail salawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita, yang aku maksud yaitu menyibukkan dengan dzikir sampai terbitnya matahari tanpa menyelanginya dengan pembicaraan.โ Syekh Nawawi Al-Bantani menjelaskan maksud dari keutamaan dalam hadits itu. Yang dimaksud dalam hadits ini adalah bertambahnya keutamaan orang yang mengamalkan amalan yang telah disebutkan di kita dapat mengamalkan wiridan yang dianjurkan oleh Imam Al-Ghazali agar hari-hari kita dihiasi oleh asma` Allah SWT yang menyebabkan hati kita tidak gersang, dan dibukakan jalan menuju Tuhan semesta alam. Amiin. Uraian ini disarikan dari Kitab Marรขqiyul Ubudiyyah Syarah Bidรขyah Al-Hidayah, Syekh Nawawi Al-Bantani, Thoha Putra, Semarang, halaman 30-31. Artikel Terkait Terima kasih telah membaca artikel kami yang berjudul 10 Wirid Anjuran Imam Al-Ghazali, jangan lupa ikuti website kami dan silahkan bagikan artikel ini jika menurut Anda bermanfaat.Nabishallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapa saja orang yang membebaskan seorang muslim maka Allah akan menyelamatkan anggota tubuhnya
ImamAl-Ghazali, dalam karyanya, Bidรขyatul Hidรขyah merekomendasikan kita beberapa wiridan yang dapat kita amalkan. Ia menyebutkan: ูููููููููู ู ููู ุชูุณูุงุจูููุญูููุ ููุฃูุฐูููุงุฑููู ุนูุดูุฑู ููููู ูุงุชู. Artinya, "Hendaknya tasbih-tasbihmu dan zikir-zikirmu terdapat sepuluh kalimat," yaitu
ImamAl-Ghazali dalam Ihya' 'Ulumidddin dengan mengutip penjelasan (atsar) Umar bin Khattab memaparkan, waktu meminta doa tidak harus saat baru kedatangan jamaah haji. Memang itu yang lebih utama. Akan tetapi, keutamaan mendapat doa tersebut bisa diperoleh sejak bulan Dzulhijjah, Muharram, Shafar, sampai tanggal 20 Rabi'ul Awwal.
.